Selamat Datang Di website resmi perpustakaan SMA N 1 WONOGIRI

Tuesday, 30 Nov 2021
You are here: Home

Interaktif

Polling

Bagaimana tampilan Website ini?
 

Login Form



Who's Online

We have 5 guests online

Calendar

November 2021
SMTWTFS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930
Smansari Ditunjuk Menjadi Pioneer Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Wonogiri PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 19 November 2021 09:46

SMA Negeri 1 Wonogiri resmi menjadi pilot Sekolah Siaga Kepandudukan (SSK). Peresmian penunjukan (lounching) telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng yang diwakili oleh Pengawas SMK, Dian Ayu Damayanti, S.Pd., M.B.A., di pendopo sekolah pada Kamis, 18 November 2021.

Sekolah ini diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain di kabupaten Wonogiri khususnya untuk mendidik generasi milenial menjadi generasi yang berkualitas. Sekolah yang awalnya telah memiliki wadah bagi para siswa bernama Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) ini, kini menambah wadah baru bagi para siswa dengan nama GenRE (Generasi Berencana).

Kepala sekolah, Endang Sunarsih, berkomitmen untuk melaksanakan program ini atas dukungan dari instansi terkait. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri,” ujar kepala sekolah dalam sambutannya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana kabupaten Wonogiri (DPPKB), Drs. Teguh Setiyono, M.M., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. dilaksanakan mulai pukul 10.00 hingga 11.30 diikuti oleh para siswa dengan antusias. Mereka merupakan wakil dari semua kelas yang diharapkan menjadi penggerak bagi teman-teman kelasnya masing-masing. Siswa aktivis GenRe pun telah siap menjadi garda terdepan.

Dian Ayu Damayanti mengungkapkan, “Kependudukan merupakan masalah semua pihak. Adanya SSK tidak menambah mata pelajaran tetapi program itu terintegrasi dalam mata pelajaran.” Dia juga menyampaikan tujuan SSK, yaitu peserta didik memiliki pengetahuan yang utuh tentang manfaat dan dampak dari kependudukan  sebagai upaya pembentukan generasi berencana dan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian di dalam menghadapi fenomena kependudukan. Terkait dengan itu, anak didik juga dipesan untuk melakukan tiga hal, yaitu saya sadar, saya peduli, dan saya melakukan.

Last Updated on Sunday, 21 November 2021 08:15
Read more...
 
PUSTAKAWAN DAN LABORAN SMA N 1 WONOGIRI RAIH JUARA 2 PEMILIHAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SMA BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 16 May 2019 08:30

Semarang - Pada pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019, Danang Trianto,SIP. tenaga perpustakaan SMA Negeri 1 Wonogiri dan Mudian Joko Susilo, A.Md laboran SMA Negeri 1 Wonogiri berhasil secara bersamaan meraih juara II. Kegiatan kompetisi ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah berlangsung tanggal 13 s.d 15 Mei 2019 di Hotel Plaza Semarang.

Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019, Tenaga Perpustakaan dan Laboran berprestasi merupakan wakil yang dikirim oleh dari 13 Kantor Cabang Dinas. Kegiatan pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 ini bertujuan:

  1. Memilih guru dan tenaga kependidikan (Kepala Sekolah, Pengawas, Kepala Tenaga Administrasi, Tenaga Perpustakaan dan Tenaga Laboratorium) SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan menjadi wakil Jawa Tengah di tingkat nasional
  2. Memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi
  3. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan SMA dalam pelaksanaan tugas profesionalnya
  4. Mendorong inovasi dan kreativitas guruu dan tenaga kependidikan SMA

Pada acara penutupan, penyerahan throphy dan uang pembinaan kepada para juara dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri, S.TP, M.Si. Beliau menekankan pentingnya para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) berani tampil dan berkompetisi. “Apalagi Jawa Tengah sudah menjadi tradisi juara umum dalam PTK pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi tahun kemarin kita kehilangan predikat juara umum maka untuk tahun ini predikat juara umum itu harus kita rebut kembali” ujarnya.

Last Updated on Thursday, 16 May 2019 09:26
Read more...
 
POSTULAT-POSTULAT PANCASILA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 23 January 2019 00:00

Postulate bermakna “a statement that is assumed as an axiom, and therefore requires no proof ofits validity,” dimana postulat merupakan pernyataan yang mengandung kebenaran yang tidak perlu pembuktian. Sejak awal Proklamasi kemerdekaan, saat terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, bangsa Indonesia telah bersepakat atau berkonsensus menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, kesepakata nitulah yang merupakan perjanjian luhur bangsa Indonesia yang harus dijunjung tinggi. Oleh sebabitu Pancasila harus dilaksanakan dalam segala segi kehidupan, dalam tata pergaulan bangsa Indonesia.

            Mengerti dan memahami Pancasila yang benar berarti memahami Pancasila dengan penuh tanggung jawab, baik secara yuridis-konstitusional karena Pancasila merupakan dasar Negara, yang dipergunakan sebagai dasar mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara. Maupun secara obyektif-ilmiah, karena Pancasila faham filsafat yang uraiannya harus logis dan dapat diterima oleh akal yang sehat. Disamping itu kebenaran Pancasila juga harus dipertanggungjawabkan secara filosofis-relegius, karena Pancasila merupakan filsafat yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Demikian pula Pancasila harus dipertanggungjawabkan secara etis-moral, karena Pancasila merupakan falsafah hidup bangsa Indonesia yang digunakan dalam pedoman tingkah laku hidup sehari-hari.

            Pancasila sebagai dasar negara merupakan cita negara (staatsidee) sekaligus cita hukum (rechtsidee) bagi negara Indonesia, sehingga berfungsi regulative dan konstitutif bagi kehidupan barmasyarakat, berbangsa, dan bernegara di bumi Indonesia tercinta ini. Sebagai akibat semua peraturan perundang-undangan dan semua kebijakan yang berlaku di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Karena dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dibentuklah norma-norma hukum oleh negara, sehingga norma hukum yang tercipta harus berdasarkan dan dijiwai nilai-nilai etis, nilai religius, nilai kebenaran, nilai vital dan nilai materiil. Pancasila bukan tempat sekedar bergantungnya hukum, akan tetapi harus dilihat dari pada materi isi yang terkandung pada peraturan hukum tersebut. Jadi secara materiil isinya harus sesuai atau tidak bertentangan dengan jiwa dan nilai-nilai Pancasila.

Last Updated on Thursday, 21 March 2019 09:29
Read more...
 
Peringatan Hari Kartini 2019 SMA Negeri 1 Wonogiri PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 23 April 2019 09:32

Raden Ajeng Kartini lahir 21 April 1879 di Rembang Jepara.adalah seorang perempuan bangsawan, sampai berusia 12 tahun Kartini diperbolehkan mengenyam pendidikan bahasa di ELS (Europe Lagere School), termasuk di dalamnya bahasa Belanda. Di usia itupun Kartini di pingitSemangat kuat untuk belajar tetap bergelora pada anak gadis yang menginjak remaja itu, Kartini di rumah memanfaatkan waktunya untuk belajar sendiri. Tak kehilangan akal, ia memperdalam bahasa Belanda dengan cara menulis surat kepada teman-temannya yang berasal dari Belanda. Ia berkorespondensi dengan mereka. Salah satunya adalah Rosa Abendanon. Teman Kartini inilah yang selalu menyemangati dan memberi dukungan pada Kartini.

Semangat Kartini terus hidup sampai sekarang. Ia meninggalkan semangat kesetaraan perempuan di hadapan laki-laki. Saat ini masyarakat tidak lagi memandang perempuan terkekang di dalam rumah. Saat ini sebagaimana kaum laki-laki, perempuan Indonesia mempunyai kesempatan yang sama di bidang sosial, ekonomi, hukum dan politik. Perempuan Indonesia boleh menuntut ilmu setinggi yang ia bisa raih, perempuan boleh mencari pasangannya tanpa dipaksa oleh orangtuanya, perempuan boleh menjadi polisi, jaksa, dan hakim. Perempuan bisa menjadi guru, manajer, direktur. Perempuan boleh menduduki jabatan kepemimpinan di dari jabatan lurah, camat, bupati, gubernur, menteri, wakil presiden, bahkan presiden. Dalam hal pekerjaan, perempuan boleh sama seperti kaum lelaki.

Sebagai wujud kebanggaan, juga penghormatan terhadap Raden Ajeng Kartini, SMA Negeri 1 Wonogiri mengadakan kegiatan peringatan Hari Kartini 2019 yang dibuka oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonogiri Dra Yuli Bangun Nursanti, M.Pd dengan apel pagi pada senin 22 April 2019 sekaligus membuka seluruh rangkaian acara antara lain:

Last Updated on Tuesday, 23 April 2019 09:53
Read more...
 
Kemampuan Berbahasa Lisan: Kajian Psikolinguistik PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 17 January 2019 00:00

Kemampuan berbahasa lisan siswa kelas XI pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tentang ceramah mengidikasikan bahwa siswa memiliki kemampuan yang bervarisi. Gejala kompleksitas kemampuan tersebut tampak pada ekspresi mimik, gestur, lafal, dan intonasi yang berkualita srendah. Sementara, rendahnya gejala ekspresi tersebut menyebabkan rendahnya kualitas berbahasa lisan siswa. Hal seperti ini terjadi manakala keadaan kejiwaan siswa tidak stabil. Proses seperti ini tidak lepas dari studi bahasa tentang psikolinguistik.

John Field menyatakan bahwa psikolinguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana pikiran manusia dalam mempelajari atau menggunakan dan memperoleh bahasa. Hal ini dapat pula dimaknai bahwa ilmu ini meliputi pemerolehan, penyimpanan, dan penggunaan bahasa sepanjang hidup manusia.

Ada banyak ruang lingkup kajian psikolinguistik, salah satunya adalah otak dan bahasa. Seperti kita ketahui bahwa otak merupakan pusat dari segala aktivitas manusia. Sesuai dengan kajian ini, otak mengatur emosi, motivasi, dan pikiran manusia sehingga akan termanivestasi dalam berbahasa. Campur tangan otak dalam berbahasa inilah yang akan menunjukkan kemampuan berbahasa lisan siswa pada saat praktik ceramah di hadapan guru dan para temannya. Secara khusus akan dikaji sebagai berikut ini.

Last Updated on Wednesday, 20 March 2019 12:20
Read more...
 
« StartPrev123456NextEnd »

Page 1 of 6