Selamat Datang Di website resmi perpustakaan SMA N 1 WONOGIRI

Wednesday, 19 Jan 2022
You are here: Home
Smansari Ditunjuk Menjadi Pioneer Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Wonogiri PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 19 November 2021 09:46

SMA Negeri 1 Wonogiri resmi menjadi pilot Sekolah Siaga Kepandudukan (SSK). Peresmian penunjukan (lounching) telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng yang diwakili oleh Pengawas SMK, Dian Ayu Damayanti, S.Pd., M.B.A., di pendopo sekolah pada Kamis, 18 November 2021.

Sekolah ini diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain di kabupaten Wonogiri khususnya untuk mendidik generasi milenial menjadi generasi yang berkualitas. Sekolah yang awalnya telah memiliki wadah bagi para siswa bernama Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) ini, kini menambah wadah baru bagi para siswa dengan nama GenRE (Generasi Berencana).

Kepala sekolah, Endang Sunarsih, berkomitmen untuk melaksanakan program ini atas dukungan dari instansi terkait. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri,” ujar kepala sekolah dalam sambutannya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana kabupaten Wonogiri (DPPKB), Drs. Teguh Setiyono, M.M., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. dilaksanakan mulai pukul 10.00 hingga 11.30 diikuti oleh para siswa dengan antusias. Mereka merupakan wakil dari semua kelas yang diharapkan menjadi penggerak bagi teman-teman kelasnya masing-masing. Siswa aktivis GenRe pun telah siap menjadi garda terdepan.

Dian Ayu Damayanti mengungkapkan, “Kependudukan merupakan masalah semua pihak. Adanya SSK tidak menambah mata pelajaran tetapi program itu terintegrasi dalam mata pelajaran.” Dia juga menyampaikan tujuan SSK, yaitu peserta didik memiliki pengetahuan yang utuh tentang manfaat dan dampak dari kependudukan  sebagai upaya pembentukan generasi berencana dan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian di dalam menghadapi fenomena kependudukan. Terkait dengan itu, anak didik juga dipesan untuk melakukan tiga hal, yaitu saya sadar, saya peduli, dan saya melakukan.

 

Senada dengan Dian, Yuli Bangun Nursanti juga mengatakan bahwa SSK ada untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi masalah-masalah kependudukan yang berpotensi bersentuhan dengan remaja. Masalah kependudukan yang menjadi tantangan bagi remaja masa kini adalah seks pranikah, pernikahan dini, dan narkoba. Mantan Kepala SMAN 1 Wonogiri ini mengimbau agar para siswa bersikap cerdas.

Kepala DPPKB Kabupaten Wonogiri juga menyatakan, “SSK akan diterapkan di semua sekolah di kabupaten Wonogiri. Smansari menjadi yang pertama melaksanakan program ini. Masalah kependudukan penting untuk generasi milenial. Untuk itu, SMA Negeri 1 Wonogiri agar menyiapkan generasi terbaik agar bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang belum melaksanakan program ini.”

Seno

Last Updated on Sunday, 21 November 2021 08:15