Selamat Datang Di website resmi perpustakaan SMA N 1 WONOGIRI

Thursday, 17 Oct 2019
You are here: Home Struktur Organisasi
PUSTAKAWAN DAN LABORAN SMA N 1 WONOGIRI RAIH JUARA 2 PEMILIHAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SMA BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 16 May 2019 08:30

Semarang - Pada pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019, Danang Trianto,SIP. tenaga perpustakaan SMA Negeri 1 Wonogiri dan Mudian Joko Susilo, A.Md laboran SMA Negeri 1 Wonogiri berhasil secara bersamaan meraih juara II. Kegiatan kompetisi ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah berlangsung tanggal 13 s.d 15 Mei 2019 di Hotel Plaza Semarang.

Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019, Tenaga Perpustakaan dan Laboran berprestasi merupakan wakil yang dikirim oleh dari 13 Kantor Cabang Dinas. Kegiatan pemilihan guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 ini bertujuan:

  1. Memilih guru dan tenaga kependidikan (Kepala Sekolah, Pengawas, Kepala Tenaga Administrasi, Tenaga Perpustakaan dan Tenaga Laboratorium) SMA berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan menjadi wakil Jawa Tengah di tingkat nasional
  2. Memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan SMA berprestasi
  3. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan SMA dalam pelaksanaan tugas profesionalnya
  4. Mendorong inovasi dan kreativitas guruu dan tenaga kependidikan SMA

Pada acara penutupan, penyerahan throphy dan uang pembinaan kepada para juara dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri, S.TP, M.Si. Beliau menekankan pentingnya para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) berani tampil dan berkompetisi. “Apalagi Jawa Tengah sudah menjadi tradisi juara umum dalam PTK pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi tahun kemarin kita kehilangan predikat juara umum maka untuk tahun ini predikat juara umum itu harus kita rebut kembali” ujarnya.

Last Updated on Thursday, 16 May 2019 09:26
Read more...
 
Peringatan Hari Kartini 2019 SMA Negeri 1 Wonogiri PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 23 April 2019 09:32

Raden Ajeng Kartini lahir 21 April 1879 di Rembang Jepara.adalah seorang perempuan bangsawan, sampai berusia 12 tahun Kartini diperbolehkan mengenyam pendidikan bahasa di ELS (Europe Lagere School), termasuk di dalamnya bahasa Belanda. Di usia itupun Kartini di pingitSemangat kuat untuk belajar tetap bergelora pada anak gadis yang menginjak remaja itu, Kartini di rumah memanfaatkan waktunya untuk belajar sendiri. Tak kehilangan akal, ia memperdalam bahasa Belanda dengan cara menulis surat kepada teman-temannya yang berasal dari Belanda. Ia berkorespondensi dengan mereka. Salah satunya adalah Rosa Abendanon. Teman Kartini inilah yang selalu menyemangati dan memberi dukungan pada Kartini.

Semangat Kartini terus hidup sampai sekarang. Ia meninggalkan semangat kesetaraan perempuan di hadapan laki-laki. Saat ini masyarakat tidak lagi memandang perempuan terkekang di dalam rumah. Saat ini sebagaimana kaum laki-laki, perempuan Indonesia mempunyai kesempatan yang sama di bidang sosial, ekonomi, hukum dan politik. Perempuan Indonesia boleh menuntut ilmu setinggi yang ia bisa raih, perempuan boleh mencari pasangannya tanpa dipaksa oleh orangtuanya, perempuan boleh menjadi polisi, jaksa, dan hakim. Perempuan bisa menjadi guru, manajer, direktur. Perempuan boleh menduduki jabatan kepemimpinan di dari jabatan lurah, camat, bupati, gubernur, menteri, wakil presiden, bahkan presiden. Dalam hal pekerjaan, perempuan boleh sama seperti kaum lelaki.

Sebagai wujud kebanggaan, juga penghormatan terhadap Raden Ajeng Kartini, SMA Negeri 1 Wonogiri mengadakan kegiatan peringatan Hari Kartini 2019 yang dibuka oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonogiri Dra Yuli Bangun Nursanti, M.Pd dengan apel pagi pada senin 22 April 2019 sekaligus membuka seluruh rangkaian acara antara lain:

Last Updated on Tuesday, 23 April 2019 09:53
Read more...
 
Kemampuan Berbahasa Lisan: Kajian Psikolinguistik PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 17 January 2019 00:00

Kemampuan berbahasa lisan siswa kelas XI pada saat pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tentang ceramah mengidikasikan bahwa siswa memiliki kemampuan yang bervarisi. Gejala kompleksitas kemampuan tersebut tampak pada ekspresi mimik, gestur, lafal, dan intonasi yang berkualita srendah. Sementara, rendahnya gejala ekspresi tersebut menyebabkan rendahnya kualitas berbahasa lisan siswa. Hal seperti ini terjadi manakala keadaan kejiwaan siswa tidak stabil. Proses seperti ini tidak lepas dari studi bahasa tentang psikolinguistik.

John Field menyatakan bahwa psikolinguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana pikiran manusia dalam mempelajari atau menggunakan dan memperoleh bahasa. Hal ini dapat pula dimaknai bahwa ilmu ini meliputi pemerolehan, penyimpanan, dan penggunaan bahasa sepanjang hidup manusia.

Ada banyak ruang lingkup kajian psikolinguistik, salah satunya adalah otak dan bahasa. Seperti kita ketahui bahwa otak merupakan pusat dari segala aktivitas manusia. Sesuai dengan kajian ini, otak mengatur emosi, motivasi, dan pikiran manusia sehingga akan termanivestasi dalam berbahasa. Campur tangan otak dalam berbahasa inilah yang akan menunjukkan kemampuan berbahasa lisan siswa pada saat praktik ceramah di hadapan guru dan para temannya. Secara khusus akan dikaji sebagai berikut ini.

Last Updated on Wednesday, 20 March 2019 12:20
Read more...
 
POSTULAT-POSTULAT PANCASILA PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 23 January 2019 00:00

Postulate bermakna “a statement that is assumed as an axiom, and therefore requires no proof ofits validity,” dimana postulat merupakan pernyataan yang mengandung kebenaran yang tidak perlu pembuktian. Sejak awal Proklamasi kemerdekaan, saat terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, bangsa Indonesia telah bersepakat atau berkonsensus menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, kesepakata nitulah yang merupakan perjanjian luhur bangsa Indonesia yang harus dijunjung tinggi. Oleh sebabitu Pancasila harus dilaksanakan dalam segala segi kehidupan, dalam tata pergaulan bangsa Indonesia.

            Mengerti dan memahami Pancasila yang benar berarti memahami Pancasila dengan penuh tanggung jawab, baik secara yuridis-konstitusional karena Pancasila merupakan dasar Negara, yang dipergunakan sebagai dasar mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara. Maupun secara obyektif-ilmiah, karena Pancasila faham filsafat yang uraiannya harus logis dan dapat diterima oleh akal yang sehat. Disamping itu kebenaran Pancasila juga harus dipertanggungjawabkan secara filosofis-relegius, karena Pancasila merupakan filsafat yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Demikian pula Pancasila harus dipertanggungjawabkan secara etis-moral, karena Pancasila merupakan falsafah hidup bangsa Indonesia yang digunakan dalam pedoman tingkah laku hidup sehari-hari.

            Pancasila sebagai dasar negara merupakan cita negara (staatsidee) sekaligus cita hukum (rechtsidee) bagi negara Indonesia, sehingga berfungsi regulative dan konstitutif bagi kehidupan barmasyarakat, berbangsa, dan bernegara di bumi Indonesia tercinta ini. Sebagai akibat semua peraturan perundang-undangan dan semua kebijakan yang berlaku di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Karena dengan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dibentuklah norma-norma hukum oleh negara, sehingga norma hukum yang tercipta harus berdasarkan dan dijiwai nilai-nilai etis, nilai religius, nilai kebenaran, nilai vital dan nilai materiil. Pancasila bukan tempat sekedar bergantungnya hukum, akan tetapi harus dilihat dari pada materi isi yang terkandung pada peraturan hukum tersebut. Jadi secara materiil isinya harus sesuai atau tidak bertentangan dengan jiwa dan nilai-nilai Pancasila.

Last Updated on Thursday, 21 March 2019 09:29
Read more...
 
Burung Dara Burung Gagak, Usai Baca Aku Ngakak (SAGUSAKU Karya Titik Setyaningsih SMA Negeri 1 Wonogiri) PDF Print E-mail
Written by Dan   
Monday, 04 February 2019 08:48

Buku kumpulan cerita lucu ini ditulis oleh Titik Setyaningsih. Dia merupakan pengajar bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Wonogiri sejak tahun 2001 sampai sekarang. Buku ini terinspirasi dari beberapa cerita lucu yang ditulisnya sering dimuat di harian Solopos dalam rubrik Ah Tenane. Adapun judul cerita lucu yang pernah dimuat itu adalah Kelebihan Satu Angka, Kebaya ...Oh Kebaya, Gedhe Dawa, dan Salah Ngantre. Selain itu tulisannya juga sering dimuat di Panjebar Semangat dalam rubrik Apa Tumon. Dalam rubrik ini kelucuannya agak berbeda karena menggunakan bahasa Jawa.

Sebagai seorang anak laki – laki Raya harus menjadi anak yang bermental baja. Dia tidak boleh menangis terutama saat di sekolah. Raya, seorang siswa SD kelas 1 itu selalu mengingat – ingat pesan ayahnya. Tak heran, jika dalam setiap kesempatan ia pun selalu tegar, tak pernah menangis. Suatu hari ia menceritakan ketegarannya itu kepada ayahnya. Dengan semangat ia ceritakan bahwa semua teman sekelasnya tadi menangis sedih. Hanya Rayalah yang tidak menangis. Karena penasaran, sang ayah pun bertanya apa yang telah terjadi sehingga teman sekelasnya menangis semua. Dengan santai ia menjawab “ Tadi, guru PPL / guru praktiknya berpamitan untuk tidak mengajar lagi di SD tersebut. Mendengar hal itu, ayahnya hanya bisa menahan tawa atas pembuktian ketegaran Raya tersebut.

Last Updated on Monday, 04 February 2019 10:10
Read more...
 
« StartPrev12345NextEnd »

Page 1 of 5